Admin Kamis, 30/07/2026 Utama 45 hits
Kegiatan dilaksanakan di Ruang Dosen STIA Karya Dharma Merauke. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua I STIA Karya Dharma Merauke, Dr. Maria M. Reginaldis, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta perwakilan instansi pemerintah sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.
Workshop dan FGD ini bertujuan menghimpun berbagai masukan strategis dari pemangku kepentingan internal maupun eksternal dalam rangka melakukan pemutakhiran kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan kompetensi lulusan di masa depan. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata STIA Karya Dharma Merauke dalam mendukung implementasi Outcome Based Education (OBE) serta penguatan mutu pendidikan menuju akreditasi yang berkelanjutan.


Pada sesi pemaparan, narasumber Dr. Rustam Tohopi, S.Pd., M.Si Dosen tetap prodi administrasi publik, fakultas ilmu sosial di Universitas Negeri Gorontalo. Narasumber menyampaikan berbagai rekomendasi penting terkait pengembangan kurikulum. Beberapa poin yang menjadi perhatian meliputi penyesuaian struktur mata kuliah sesuai kebutuhan zaman, penguatan visi keilmuan program studi, penyelarasan kurikulum dengan kebijakan nasional dan standar akreditasi, evaluasi capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga pentingnya pengelompokan bidang keilmuan dosen agar selaras dengan mata kuliah yang diampu serta roadmap penelitian.




Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan berbagai masukan dari peserta. Perwakilan pemerintah daerah, alumni, dosen, dan pengguna lulusan menekankan pentingnya penguatan kompetensi digital bagi mahasiswa. Penguasaan teknologi informasi, penggunaan aplikasi perkantoran, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta kemampuan komunikasi dan etika pelayanan dinilai menjadi kompetensi yang harus semakin diperkuat dalam kurikulum. Selain kompetensi digital, peserta juga memberikan perhatian terhadap peningkatan pembelajaran berbasis praktik melalui magang yang lebih terarah, penugasan lapangan pada instansi pemerintah maupun organisasi publik, serta penguatan karakter, etika, kemampuan komunikasi, dan pelayanan publik sebagai identitas lulusan Administrasi Publik.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Ketua STIA Karya Dharma Merauke, Dr. Maria M. Reginaldis, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh saran dan rekomendasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kurikulum. Penguatan materi mengenai Digital Governance, Collaborative Governance, serta desain pembelajaran yang lebih aplikatif akan diintegrasikan ke dalam kurikulum dan RPS guna menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. Melalui pelaksanaan Workshop dan FGD ini, STIA Karya Dharma Merauke menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan menyusun kurikulum yang inovatif, adaptif, serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pemangku kepentingan. Diharapkan, kurikulum yang dihasilkan mampu mencetak lulusan Administrasi Publik yang profesional, berkarakter, memiliki kompetensi digital yang kuat, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.




: tanpa label
Kamis, 10/07/2025
Minggu, 17/06/2018
Senin, 11/11/2024