Admin Sabtu, 28/02/2026 Utama 29 hits
STIA Karya Dharma Merauke menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan dan penyempurnaan visi dan misi Program Studi dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, yakni perwakilan mahasiswa, alumni, Dinas Sosial Kabupaten Merauke, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Merauke, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Merauke.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pengembangan program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan pembangunan daerah.
Salah satu fokus utama dalam FGD adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi (IT) dalam kegiatan belajar mengajar. Peserta diskusi sepakat bahwa integrasi sistem pembelajaran berbasis digital, penggunaan Learning Management System (LMS), pemanfaatan aplikasi pengolah data, serta pengenalan sistem administrasi pemerintahan berbasis elektronik menjadi kebutuhan mendesak. Dengan penguatan IT, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori administrasi publik, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam sistem pelayanan publik berbasis digital.


Selain itu, FGD juga menekankan pentingnya peningkatan kerja sama antara kampus dan instansi pemerintah maupun lembaga lainnya. Kerja sama tersebut tidak hanya dalam bentuk magang mahasiswa, tetapi juga penelitian kolaboratif dan program pengabdian kepada masyarakat yang inovatif. Contohnya, riset mengenai digitalisasi pelayanan sosial, pengelolaan arsip elektronik, praktisi lapangan mengajar, pendampingan tata kelola administrasi kampung, hingga pelatihan literasi digital bagi aparatur dan masyarakat.
Hasil penelitian dan pengabdian tersebut dirancang agar dapat diintegrasikan ke dalam mata kuliah, sehingga materi pembelajaran menjadi kontekstual dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi juga dari praktik dan pengalaman lapangan yang relevan.
Dalam diskusi, perwakilan instansi pemerintah menyampaikan pentingnya pembekalan yang matang bagi mahasiswa sebelum melaksanakan magang. Mahasiswa diharapkan sudah memiliki dasar kompetensi teknis, etika birokrasi, kemampuan komunikasi, serta pemahaman sistem kerja instansi agar tidak mengalami kesulitan dalam proses adaptasi. Oleh karena itu, program studi berkomitmen memperkuat mata kuliah praktik, simulasi administrasi, serta pelatihan soft skills sebelum mahasiswa diterjunkan ke lapangan.
Perwakilan Bupati Merauke memberikan apresiasi atas pelaksanaan FGD ini dan menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional dan siap kerja. Pemerintah daerah berharap lulusan STIA Karya Dharma Merauke mampu menjadi agen perubahan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Merauke.
Melalui FGD ini, STIA Karya Dharma Merauke menegaskan komitmennya untuk menghadirkan visi dan misi program studi yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar



Tautan Dokumentasi: https://drive.google.com/drive/folders/1yczumEaGlGemfaIpNPm0uMTiRn8e2Y2g?usp=sharing
: tanpa label